BAGAIMANA kita menumbuhkan kepedulian anak kita
sejak kecil? Jangan berfikir kalau ‘Peduli’ akan ada dengan sendirinya. Kita sebagai
orang tua yang harus mengajarkan sedikit demi sedikit untuk menumbuhkan sikap
kepedulian kepada anak kita.
Bagaimana
caranya? Sebentar kita perlu sadari sebagai orang tua bahwa sikap kebanyakan
anak pada usia tertentu memang bersifat egosentris, hanya memikirkan
kenyamanannya sendiri. Jadi kita sebagai orang tua tak perlu kesal atau jengkel
saat anak kita mempunyai tingkah se-enaknya seperti itu. Itu menjadi salah satu
tahapan perkembangan anak dalam hidupnya.
![]() |
| lutunnarental bayi kudus |
Sikap
peduli pada anak perlu distimulasi, agar bisa tumbuh di jiwa anak dengan pelan
dan dengan cara yang sederhana. Tapi hati-hati, alih-alih mengajarkan anak
peduli, malah kita mengajarkan anak ‘memaksa’, jadi jangan sampai kita
memaksanya. Ajarkan dengan cara yang sederhana dalam kehidupannya.
Peduli
memang bukan pelajaran yang mudah. Belajar peduli adalah belajar memberi.
Dimana kita dengan ikhlas memberikan sedikit kenyamanan yang kita punya untuk
orang lain. Ketika kita ingin mengajarkan anak peduli, paling efektif adalah
dengan cara memberi tauladan, bukan menuntut anak agar peduli.
Mencontohkan
pada anak perilaku peduli bisa lewat hal-hal yang sangat sederhana. Misalnya
menyayangi orang tua kita dengan bersikap sopan dan bertutur kata lembut
dihadapan anak. Bisa juga mengajak anak menemani kita membelikan makanan
kesukaan nenek untuk memberikan kejutan kecil misalnya.
Ceritakan
juga dulu nenek suka memberikan kejutan kepada ibu dengan membelikan makanan
kesukaan ibu sepulang nenek dari pasar. Kita bisa mengungkapkan poerasaan kita
juga pada anak, “Rasanya senaaaaaang sekali kalau nenek bawain ibu permen waktu
itu. Nah sekarang ibu juga ingin bikin nenek senang. Temenin ibu yuk beliin
nenek jajan.”
Dengan
begini lama kelamaan anak akan mencontoh perilaku kita. Sederhana kan?
Begitu
juga dengan mengajarkan anak peduli dengan lingkungan atau orang-orang
disekitar. Tak perlu memaksa anak, cukup mencontohkan setiap hari kepada anak
agar suatu hari tumbuh kepedulian dijiwa anak. Misalnya dengan mengajak anak
bermain di halaman sambil menemani kita menyiram tanaman.
Ceritakan
juga kepada anak tujuan kita menyiram tanaman setiap hari. Memiliki hewan
peliharaan juga pelajaran yang sangat berharga lho untuk menstimulasi anak
belajar peduli dengan mahluk hidup lain. Sekaligus mengajarkannya tanggung
jawab dan rutinitas saat memberi makan kepada hewan peliharaan.
Tapi
jangan harap sikap peduli anak akan tumbuh dengan cepat. Orang tua perlu
bersabar untuk mengajarkan peduli pada anak. Sikap peduli memang kemungkinan
tumbuh sangat berlahan dijiwa anak. Namun apabila kita berabar, suatu hari kita
akan terpana melihat sosok pribadi lemah lembut yang berhati emas tersenyum
pada kita. (dari berbagai sumber)
